Kendari, Rabu (25/08/21), Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara, Dr. H. A. S. Pudjoharsoyo, S.H., M.Hum. dengan didampingi Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Tenggara, Drs. H. Ahmad Muzakki, S.H., M.H., pada jam 14.00 WITA bertempat di lantai 2 ruang Cakra Kantor Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara telah dibuka secara resmi. Acara pendampingan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di tiga lingkungan Badan Peradilan (Umum, Agama dan Tata Usaha Negara) se-wilayah hukum Sulawesi Tenggara.
Pada awal sambutannya tersebur, Dr. H. A. S. Pudjoharsoyo, S.H., M.Hum., menyampaikan rasa syuur yang mendalam kepada Allah SWT kareana atas ijin-Nya dapat berkumpul dan bertemu dalam pendampingan pembangunan Zona Integritas dengan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Mahkamah Agung Joko Upoyo Pribadi, Widyaswara Utama Badan Litbag Diklat Kumdil Mahkamah Agung Jeanny H.V. Hutahuruk, Kepala Bagian Rencana dan Program Biro Perencanaan dan Organisasi Arifin Samsurijal, Auditor Madya Badan Pengawasan Mahkamah Agung Yusuf, serta ikut dihadiri oleh WKPT Sultra, Dr. Pontas Efendi, S.H., M.H., WKPTA Sultra, para Hakim Tinggi PT dan PTA Sultra, KPN Kendari dan KTUN Kendari, diikuti pula secara daring oleh seluruh Hakim Tingkat Pertama Peradilan Umum, Peradilan Agama dan Peradilan Tata Usaha Negara se-wilayah hukum Sulawesi Tenggara yang berjumlah 266 peserta.
Rasa sykur tersebut harus dimanfaatkan dengan baik dengan mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan WBK dan WBBM karena ahli-ahlinya sudah ada di Kendari, apalagi besok seharian akan mendapatkan pendampingan yang biasanya sangat sulit untuk didapat baik langsung atau zoom yaitu dari Kementerian PAN RB selaku penentu apakah sudah layak tidaknya kita mendapatkan predikat WBK dan WBBM atau belukm. Apalagi untuk wilayah Sulawesi Tenggara pada tahun ini yang berkesempatan di rekomendasikan untuk mendapatkan predikat WBK sangat sedikit yaitu PN BauBau, PN Raha, PN Lasususa dan PA Raha, sedangkan yang direkomendasikan untuk mendapatkan WBBM hanya PT Sultra.
Karena itu untuk menyongsong dan mempersiapkan Tahun 2022 agar kesemoatan bimbingan dan pendampingan kali ini dimanfaatkan sebaik mungkin dengan bertanya apa yang belum diketahui ataupun kendalanya untuk direkomendasikan mendapatkan predikat WBK dan WBB< serta bertanya tentang kiat-kiatnya.
Pada kesempatan pembukaan tersebut, Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Mahkamah Agung Joko Upoyo Pribadi dalam sambutannya disamping menyampaikan selamat ulang tahun kepada Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggata, Dr. H. A. S. Pudjoharsoyo, S.H., M.Hum., beliau juga berpesan agar dengan ber ZI bisa merubah lelah menjadi ilah. Sedangkan Widyaswara Utama Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung Ibu Jeanny H.V. Hutauruk dalam sambutannya menyatakan meskipun usahanya untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM sudah berdarah-darah namun kalau belum berhasil haruslah hal tersebut dijadikan cambuk sebagai keberhasilan yang tertunda. Adapun Auditor Madya Badan Pengawasan Mahkamah Agung Bapak Yusuf dalam sambutannya mengatakan bahwa garis besar evaluasi pembangunan ZI adalah tingkatkan kualitas pelayanan dan pencegahan korupsi.
Acara pembukaan pendampigan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di tiga lingkungan Badan Peradilan (Umum, Agama dan Tata Usaha Negara) se-wilayah hukum Sulawesi Tenggara tersebut akhirnya ditutup dengan pesan agar kesempatan acara besok hari bisa diikuti dengan baik dengan mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM
Dr. Agus Setiawan, S.H., M.H. - Hakim Tinggi Bidang Humas PT Sulawesi Tenggara





